Postingan

Satu Jalan, Banyak Cerita: Penutupan TMMD Mengukir Jejak Pengabdian di Desa Bingkeng

Ridwan Nawawi

Dayeuhluhur – Setelah menjalankan berbagai rangkaian program pengabdian kepada masyarakat selama kurang lebih satu bulan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 15 Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap (UNUGHA Cilacap) resmi mengakhiri kegiatan KKN di Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap. Kegiatan penutupan dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, sebagai tanda berakhirnya rangkaian pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat Desa  Bingkeng.

Penutupan KKN menjadi momen yang penuh makna bagi mahasiswa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian. Selama berada di Desa Bingkeng, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja yang telah dirancang, tetapi juga membangun hubungan kebersamaan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, keagamaan, dan pembangunan desa.

Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari perjalanan KKN Kelompok 15 adalah keterlibatan mahasiswa dalam kerja bakti pembangunan jalan bersama program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa). Kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai pentingnya gotong royong, kepedulian sosial, serta sinergi antara mahasiswa, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat.

Selain bidang pembangunan, mahasiswa juga melaksanakan berbagai kegiatan pendidikan dan sosial. Program KKN Mengajar di SD Negeri Bingkeng 01 dan SD Negeri Bingkeng 02 menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan. Mahasiswa turut mendampingi siswa dalam proses pembelajaran dengan menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Di bidang keagamaan dan kemasyarakatan, mahasiswa juga berpartisipasi dalam kegiatan bersama warga, termasuk pengajian dan penyuluhan mengenai dampak nikah siri. Berbagai kegiatan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan sekaligus belajar memahami kehidupan masyarakat secara lebih dekat.

Ketua Koordinator Desa KKN Kelompok 15, Faizal Sejati, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan KKN.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, tokoh masyarakat, para guru, pemuda, dan seluruh warga Desa Bingkeng yang telah menerima kami dengan baik. Selama di sini, kami tidak hanya belajar bagaimana mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, gotong royong, dan kehidupan sosial secara langsung,” ujar Faizal.

Menurutnya, berakhirnya kegiatan KKN bukan berarti berakhirnya hubungan yang telah terjalin antara mahasiswa dan masyarakat. Berbagai pengalaman yang diperoleh selama berada di Desa Bingkeng diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus berkembang dan memberikan manfaat di lingkungan masing-masing.

Kegiatan penutupan juga menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa setelah melewati berbagai dinamika selama menjalankan program KKN. Suka dan duka, lelah dalam menjalankan kegiatan, hingga canda tawa bersama warga dan teman satu posko menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan tersebut.

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 15, Desa Bingkeng bukan hanya menjadi lokasi pelaksanaan kewajiban akademik, melainkan juga menjadi tempat untuk menemukan banyak pelajaran tentang arti pengabdian. Setiap kegiatan yang dilakukan bersama masyarakat memberikan pengalaman yang tidak selalu dapat diperoleh di dalam ruang perkuliahan.

Dengan berakhirnya kegiatan KKN pada Kamis, 13 Agustus 2026, mahasiswa KKN Kelompok 15 UNUGHA Cilacap secara resmi menutup rangkaian pengabdian di Desa Bingkeng. Mereka kembali membawa cerita, pengalaman, persaudaraan, serta harapan agar kontribusi yang telah diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penulis : Hani Nur Naeni

Credit : KKN 15 UNUGHA

Posting Komentar