Postingan

Semarak Trispradha, Pasar Kaget, dan Nobar Sang Kyai, KKN 19 UNUGHA Hadirkan Ruang Edukasi dan Kebersamaan di Desa Rejodadi

Ridwan Nawawi

Cilacap, 8 Agustus 2026 — Desa Rejodadi, Kecamatan Cimanggu, tampak semarak pada Sabtu (8/8/2026). Mahasiswa KKN Kelompok 19 Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap menggelar rangkaian kegiatan Trispradha, Pasar Kaget, dan Nonton Bareng film Sang Kyai yang melibatkan anak-anak, pelaku UMKM, pemerintah desa, dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan potensi anak, pemberdayaan UMKM, serta penguatan kebersamaan masyarakat dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Trispradha: Mengembangkan Bakat Anak dan Persiapan MAPSI

Rangkaian kegiatan diawali dengan Trispradha, perlombaan Islami yang terdiri atas Lomba Adzan, Lomba Kaligrafi, dan Lomba Cerdas Cermat Islam (LCCI). Nama Trispradha diambil dari bahasa Sanskerta yang bermakna tiga perlombaan, sesuai dengan tiga cabang yang diselenggarakan.

Kegiatan ini ditujukan bagi anak-anak tingkat SD, MI, TPQ, dan Madin dengan tujuan memberikan ruang untuk mengembangkan bakat, keberanian, kreativitas, serta pengetahuan keislaman. Trispradha juga menjadi sarana persiapan bagi anak-anak dalam menghadapi perlombaan MAPSI.

Antusiasme peserta terlihat sejak perlombaan dimulai. Sebanyak 13 anak mengikuti Lomba Adzan, 12 anak mengikuti Lomba Kaligrafi, serta 7 tim LCCI, dengan masing-masing tim terdiri dari tiga peserta. Peserta berasal dari 2 TPQ, 4 SD, dan 2 MI.

Lomba Adzan dan Kaligrafi dilaksanakan di Balai Desa Rejodadi, sedangkan LCCI bertempat di Masjid Sabilunnajah.

Ketua KKN 19 UNUGHA Cilacap, Adza Harvi Algufron, turut memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada peserta. Ia mendorong anak-anak untuk berani menunjukkan kemampuan, terus belajar, dan tidak takut berkompetisi.

Bagi mahasiswa KKN, Trispradha bukan sekadar ajang untuk mencari pemenang, tetapi menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan dan membangun kepercayaan diri melalui pengalaman berkompetisi.

Pasar Kaget, Kolaborasi UMKM dan Masyarakat


Selepas perlombaan, kegiatan berlanjut pada sore hari melalui Pasar Kaget yang berlangsung di sekitar Balai Desa Rejodadi hingga malam hari.

Pasar Kaget merupakan hasil kolaborasi mahasiswa KKN 19 UNUGHA Cilacap dengan Paguyuban UMKM Kecamatan Cimanggu–Majenang serta pelaku UMKM Desa Rejodadi. Sekitar 20 pedagang turut meramaikan kegiatan dengan menghadirkan berbagai produk dan hiburan bagi masyarakat.

Beragam usaha hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari makanan, minuman, gerabah, hingga wahana trampolin. Kolaborasi ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang mengunjungi area Pasar Kaget. Selain menjadi ruang transaksi ekonomi, kegiatan ini juga menghadirkan hiburan dan ruang interaksi bagi masyarakat dari berbagai kalangan.

Pengumuman Pemenang hingga Nobar Sang Kyai

Memasuki malam hari, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah Trispradha di Balai Desa Rejodadi sekitar pukul 19.30–20.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penjabat Kepala Desa Rejodadi, Syamsul Arifin, S.IP., bersama perangkat desa, termasuk Kepala Dusun Bapak Mingad, perwakilan mahasiswa KKN, serta Kepala Sekolah MI, Umi Hafsoh, S.Pd.

Syamsul Arifin, S.IP. turut memberikan sambutan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Kehadiran pemerintah desa menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan mahasiswa KKN sekaligus apresiasi kepada anak-anak yang telah berpartisipasi dalam Trispradha.

Setelah pembagian hadiah, masyarakat kemudian mengikuti nonton bareng film Sang Kyai yang dilaksanakan di halaman Balai Desa Rejodadi. Pemilihan film tersebut berkaitan dengan momentum menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menghadirkan kembali nilai-nilai perjuangan dan keteladanan kepada masyarakat.

Kegiatan nobar diikuti masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda, remaja, orang tua, hingga anak-anak. Suasana halaman Balai Desa semakin ramai dan menjadi ruang kebersamaan warga setelah mengikuti rangkaian kegiatan sejak siang hari.

Respons masyarakat terhadap seluruh rangkaian kegiatan juga sangat positif. Antusiasme warga sejak pelaksanaan Trispradha, Pasar Kaget, hingga nonton bareng menunjukkan dukungan terhadap kegiatan yang dihadirkan mahasiswa KKN.

Menguatkan Kebersamaan melalui Pengabdian


Rangkaian Trispradha, Pasar Kaget, dan Nonton Bareng Film Sang Kyai menjadi salah satu bentuk pengabdian KKN 19 UNUGHA Cilacap di Desa Rejodadi yang memadukan aspek pendidikan, keagamaan, pemberdayaan ekonomi, dan kebersamaan masyarakat.

Trispradha memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan kemampuan keagamaan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi MAPSI. Pasar Kaget membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan berinteraksi dengan masyarakat. Sementara itu, nonton bareng menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat perjuangan dalam momentum menyambut kemerdekaan.

Melalui kolaborasi mahasiswa KKN, pemerintah desa, lembaga pendidikan, Paguyuban UMKM Kecamatan Cimanggu–Majenang, pelaku UMKM, dan masyarakat, kegiatan tersebut berhasil menghadirkan ruang yang edukatif, produktif, dan menghibur.

Tingginya antusiasme peserta d an masyarakat menjadi gambaran positif atas dukungan warga Desa Rejodadi terhadap kegiatan KKN 19 UNUGHA Cilacap. Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat melalui kegiatan yang berangkat dari potensi, kebutuhan, serta semangat kebersamaan.




Posting Komentar