Posts

Seniman Teater Tepak Ikut Pameran Indika Foundation, Ada Catatan di Balik Kilau

Ridwan Nawawi

 Yogyakarta – Dari Sanggar Seni Teater Tepak,2 lukisan karya Ridwan Nawawi akan dipamerkan dalam ajang Ruang Riung yang dihelat di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) pada 19 Oktober hingga 25 Oktober 2025. Pameran ini merupakan serangkaian dengan 2 pameran lain yang di selenggarakan oleh Indika Foundation di Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta dan di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta.

Indika Foundation, sebagai penyelenggara, adalah yayasan nirlaba yang berdiri sejak Februari 2017 oleh PT Indika Energy Tbk. Yayasan ini bergerak di bidang pendidikan karakter, perdamaian, dan pemberdayaan masyarakat. 

“Kami ingin menciptakan ruang damai dan inklusif lewat seni, edukasi, dan kolaborasi kreatif,” tulis Indika Foundation pada situs resminya.

Apakah ini Greenwashing? – Upaya memoles citra dengan kegiatan sosial dan seni.

Ruang Riung sendiri melibatkan 131 seniman dari berbagai kalangan – termasuk anak-anak, lansia, penyandang disabilitas. Pameran ini mengangkat isu toleransi, perdamaian, dan keberagaman. Namun ini menjadi ironi, bagaimana suara-suara kecil dibingkai dalam nuansa perdamaian oleh raksasa energy?

Terlepas dari kontroversi perusahaan induknya, Indika Foundation aktif dalam menyelenggarakan berbagai program sosial, seperti pendidikan perdamaian dan toleransi. Disisi lain Indika Energy Tbk sebagai pendiri telah mengembangkan strategi transisi energi. Seperti melalui PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya. Indika juga menargetkan pengurangan emisi karbon dan usaha menuju sektor ramah lingkungan.

Namun pertanyaannya, apakah ini cukup menyeimbangkan dampak ekologis dari pertambangan dan industri energi? Disinilah Ruang Riung menjadi tarik ulur suara. Sebuah pameran yang berada diantara suara suara kecil dan raksasa energi. 

Post a Comment