المشاركات

Ibu Berdaya, Lingkungan Terjaga: Mahasiswa BK UNUGHA Hadirkan Ruang Cerita di Bank Sampah Abhipraya

Ridwan Nawawi

Cilacap, 15 Januari 2026 — Sebanyak enam mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap melaksanakan kegiatan observasi lapangan dan pengabdian masyarakat di Bank Sampah Abhipraya Kutawaru. Kegiatan ini mengusung tema inspiratif "Sharing Circle: Ibu Berdaya, Lingkungan Terjaga".

Kunjungan mahasiswa semester 5 ini dilakukan dalam rangka memenuhi tugas Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Pendidikan Non Formal. Fokus utamanya adalah memahami praktik nyata pendidikan non-formal yang tumbuh melalui pemberdayaan komunitas berbasis lingkungan.

Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh Ketua Bank Sampah Abhipraya Kutawaru, Bapak Herry, beserta para anggota yang didominasi oleh kaum ibu. Tidak hanya melakukan pengamatan terhadap sistem tata kelola sampah, mahasiswa BK UNUGHA juga mengambil peran aktif melalui program psikoedukasi.

Materi psikoedukasi yang disampaikan dirancang khusus untuk menyasar penguatan peran perempuan dalam komunitas. Mahasiswa memberikan wawasan mengenai pentingnya kesadaran diri (self-awareness) dan menjaga kesehatan mental di tengah kesibukan menjalankan aktivitas rumah tangga serta pemberdayaan ekonomi komunitas.

Puncak kegiatan diisi dengan sesi sharing circle yang berlangsung secara emosional dan partisipatif. Dalam suasana yang hangat, para anggota Bank Sampah diberikan ruang untuk mencurahkan pengalaman, tantangan, hingga harapan mereka. Mahasiswa bertindak sebagai fasilitator yang mendengarkan secara empatik sekaligus memberikan penguatan positif kepada para peserta.

Kegiatan ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk tidak hanya menyerap teori akademik, tetapi juga mengasah keterampilan interpersonal yang krusial bagi calon konselor, seperti empati dan pemahaman sosial.

Melalui pendekatan pendidikan non-formal ini, mahasiswa BK UNUGHA diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam memberdayakan masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa peran bimbingan konseling dapat masuk ke berbagai lini kehidupan, termasuk dalam pelestarian lingkungan.

Penulis: Laely Mulya Rahmawati 

إرسال تعليق