Dialektika – Plt Presiden Mahasiswa bersama jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (BEM UNUGHA) dan ketua organisasi mahasiswa (ormawa) menggelar audiensi dengan Rektor UNUGHA, Dr. H. A. Luthfi Hamidi, M.Ag., serta Direktur Kemahasiswaan, Verry, M.Kom., di Ruang Rektorat pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pertemuan strategis ini membahas keberlanjutan organisasi, penguatan regulasi kampus, hingga persiapan agenda besar mahasiswa ke depan.
Salah satu poin utama yang disampaikan dalam audiensi ini adalah laporan hasil rapat pleno BEM mengenai evaluasi pengurus dan peralihan posisi presiden mahasiswa. Demi menjaga roda organisasi tetap berjalan optimal, Plt Presiden Mahasiswa, Aditya Deva Pradita, menegaskan kesiapannya untuk mengemban amanah.
"Demi menjaga keberlangsungan, efektivitas, optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi BEM, saya siap bertanggung jawab meneruskan kepemimpinan ini," ujar Aditya dalam pertemuan tersebut.
Sebagai tindak lanjut dari peralihan ini, pihak mahasiswa resmi mengajukan Surat Keputusan (SK) perubahan kepengurusan kepada pihak rektorat.
Selain masalah internal organisasi, audiensi juga menyoroti pentingnya kejelasan regulasi di lingkungan kampus, termasuk statuta kampus, peraturan rektor, serta kode etik untuk dosen dan mahasiswa. Terkait hal ini, pihak universitas menjelaskan bahwa draf regulasi saat ini masih menunggu proses penerbitan pengesahan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Aditya menekankan bahwa aturan tertulis sangat krusial bagi aktivitas mahasiswa. "Tata kelola kampus yang baik perlu ada aturan yang jelas. Saya berharap tahun ini semua aturan mengenai pelaksanaan kegiatan di kampus segera diterbitkan oleh pihak terkait," tambahnya.
Menanggapi dinamika dunia kemahasiswaan, Rektor UNUGHA, Dr. H. A. Luthfi Hamidi, M.Ag., memberikan pesan mendalam agar mahasiswa tidak pasif dan terus mengasah kemampuan diri di luar kelas digital maupun konvensional.
"Mahasiswa sekarang harus mandiri dalam mencari ruang-ruang belajar, jangan hanya menunggu perintah. Mahasiswa harus bisa kreatif dan inovatif," tegas Rektor UNUGHA tersebut.
Sejalan dengan arahan Rektor, forum tersebut juga menyepakati pentingnya pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM). Pelatihan ini dirancang untuk mengasah keterampilan manajemen dan mencetak calon pemimpin bangsa, sekaligus mendukung visi besar UNUGHA menjadi pusat pengembangan sains dan teknologi yang inspiratif pada tahun 2035. Pelaksanaan LDKM ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan menyesuaikan aturan dan pedoman terbaru dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
"Untuk meningkatkan keterampilan manajemen dan kepemimpinan mahasiswa, pelatihan seperti ini memang sangat perlu segera diselenggarakan," dukung Aditya selaku Plt Presma.
Pertemuan diakhiri dengan pembahasan agenda terdekat kampus serta persiapan ajang olahraga dan seni tahunan. Pihak rektorat menyatakan mendukung penuh dan memberikan rekomendasi agar kejuaraan Rektor Unugha Cup dapat segera terlaksana dalam waktu dekat, sementara rincian teknis kegiatan lainnya masih menunggu informasi selanjutnya.

